Selamat Datang di Situs Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Situs Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus Powered By GSpeech
Minggu, 16 Jun 2019

   

Pelayanan Perkara Perdata

Meja Pertama

Menerima permohonan gugatan, permohonan banding, permohonan kasasi, permohonan peninjauan kembali, permohonan eksekusi, dan permohonan somasi.

Permohonan perlawanan yang merupakan verzet terhadap putusan verstek, tidak didaftar sebagai perkara baru.

Permohonan perlawanan pihak ke III (derden verzet) didaftarkan sebagai perkara baru dalam gugatan.

Menentukan besarnya panjar biaya perkara yang dituangkan dalam SKUM rangkap tiga.

Dalam menentukan besarnya panjar biaya perkara. mempertimbangkan jarak dan kondisi daerah tempat tinggal para pihak, agar proses persidangan yang berhubungan dengan panggilan dan pemberitahuan dapat terselenggara dengan lancar.

Dalam mernperhitungkan panjar biaya perkara, bagi Pengadilan Tingkat Pertama, agar mempertimbangkan pula biaya administrasi yang dipertanggungjawabkan dalam putusan sebagai biaya administrasi.

Menyerahkan surat permohonan, gugatan, permohonan banding, permohonan kasasi, permohonan peninjauan kernbali, permo­honan eksekusi, dan permohonan somasi yang dilengkapi dengan SKUM kepada yang bersangkutan, agar membayar uang panjar perkara yang tercantum dalam SKUM, kepada Pemegang Kas Pengadilan Negeri.

 

KAS

Kas merupakan bagian dari Meja Pertama.

Pemegang Kas rnenerima dan membukukan uang panjar biaya perkara sebagaimana tercantum didalam SKUM pada buku jurnal keuangan perkara yang bersangkutan.

Pencatatan panjar perkara dalam buku jurnal, khusus perkara tingkat pertama (Gugatan, Permohonan, dan Somasi), nomor urut perkara harus sama dengan nomor halaman buku jurnal.

Nomor tersebut menjadi nomor perkara yang oleh pemegang Kas diterakan dalam SKUM dan lembar pertama surat gugat/permohonan.

Pencatatan perkara banding, kasasi, peninjauan kernbali dan eksekusi dalam SKUM dan Buku Jurnal menggunakan nomor perkara awal.

Biaya administrasi untuk perkara gugatan, permohonan, dan somasi, dikeluarkan pada saat telah diterimanya panjar biaya perkara.

Hak-hak Kepaniteraan yang berupa pencatatan permohonan banding dan kasasi, juga dikeluarkan pada saat telah diterimanya panjar biaya perkara.

Biaya meterai dan redaksi dikeluarkan pada saat perkara diputus.

Pengeluaran uang perkara untuk keperluan lainnya didalam ruang lingkup hak-hak kepaniteraan dilakukan menurut ketentuan yang berlaku.

Semua pengeluaran uang yang merupakan hak­-hak kepaniteraan, adalah sebagai pendapatan negara.

Seminggu sekali Pemegang Kas barus menye­rahkan uang hak-hak kepaniteraan kepada Bendaharawan penerima, untuk disetorkan kepada Kas Negara. Setiap penyerahan, besarnya uang agar dicatat dalam kolom 19 KI-A9, dengan dibubuhi tanggal dan tanda tangan serta nama Bendaharawan Penerima.

Pengeluaran uang yang diperlukan bagi penyeleng­garaan peradilan untuk ongkos-ongkos panggilan, pemberitahuan, pelaksanaan sita, pemeriksaan setempat, sumpah penerjemah, dan eksekusi harus dicatat dengan tertib dalam masing-masing buku jurnal.

0ngkos-ongkos tersebut dapat dikeluarkan atas keperluan yang nyata, sesuai dengan jenis kegiatan tersebut.

Kasir mencatat penerimaan dan pengeluaran uang setiap bari, dalam buku jurnal yang bersangkutan dan mencatat dalam buku kas bantu yang dibuat rangkap dua, lembar pertama disimpan Kasir, sedangkan lembar kedua diserahkan kepada Panitera sebagai laporan.

Panitera atau staf Panitera yang ditunjuk dengan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri, mencatat dalam buku induk keuangan yang bersangkutan.

 

Meja Kedua

Mendaftar perkara yang masuk ke dalam buku register induk perkara perdata sesuai nomor perkara yang tercantum pada SKUM/surat gugatan/permohonan.

Pendaftaran perkara dilaksanakan setelah panjar biaya perkara dibayar pada Pemegang Kas.

Perkara verzet terhadap putusan verstek tidak didaftar sebagai perkara baru.

Sedangkan perlawanan pihak ke III (derden verzet) didaftar sebagai perkara baru.

Nomor perkara dalam register sama dengan nomor perkara dalam buku jurnal.

Pengisian kolom-kolom buku register, harus dilaksanakan dengan tertib dan cermat berdasarkan jalannya penyelesaian perkara.

Berkas perkara yang diterima, dilengkapi dengan formulir Penetapan Majelis Hakim, disampaikan kepada Wakil Panitera untuk diserahkan kepada Ketua Pengadilan Negeri melalui Panitera.

Perkara yang sudah ditetapkan Majelis Hakimnya, segera diserahkan kepada Majelis Hakim yang ditunjuk, setelah dilengkapi dengan formulir Penetapan Hari Sidang, dan pembagian perkara dicatat dengan tertib.

Penetapan hari sidang pertama, penundaan persidangan, beserta alasan penundaan berdasarkan laporan Panitera Pengganti setelah persidangan, harus dicatat di dalam buku register dengan tertib.

Pemegang buku register induk, harus mencatat dengan cermat dalam register yang terkait, semua kegiatan perkara yang berkenaan dengan perkara banding, kasasi, peninjauan kembali, dan eksekusi ke dalam register buku induk yang bersangkutan.

 

Meja Ketiga

Menyiapkan dan menyerahkan salinan putusan Pengadilan apabila ada permintaan dari para pihak.

Menerima dan memberikan tanda terima atas:

(a) memori banding.

(b) kontra memori banding.

(c) memori kasasi.

(d) kontra memori kasasi.

(e) jawaban/tanggapan atas alasan P.K.

Mengatur urutan dan giliran Jurusita atau para Jurusita Pengganti yang melaksanakan pekerjaan kejurusitaan yang telah ditetapkan oleh Panitera.

Pelaksanaan tugas-tugas pada Meja Pertama, Meja Kedua, dan Meja Ketiga dilakukan oleh Kepaniteraan Perdata dan berada langsung dibawah pengamatan Wakil Panitera.

 

Sumber: Mahkamah Agung, Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan (Buku II), Cet. II, 1997.

Pendaftaran Gugatan Perkara PHI :

 

  1. Surat gugatan (asli 1 dan fotocopy 4 );
  2. Risalah Bipartit;
  3. Anjuran mediasi dari Depnaker;
  4. Risalah mediasi;
  5. Surat Kuasa ( bila memakai kuasa hukum );

 

Keterangan:

 

  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka ada panjar biaya sebesar Rp. 500 ribu dan dimasukan ke Rekening di Bank Tabungan Negara;

 

 

 

Syarat pendaftaran kasasi :

 

  1.  Belum BHT (berkekuatan hukum tetap/ ingkrah).
  2.  Memori kasasi (yang mengajukan kasasi).
  3.  Surat kuasa (bila dikuasakan)

 

 

 

keterangan :

 

  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka ada panjar biaya sebesar Rp. 1.220.000 + PNBP Rp. 50.000;

 

syarat pendaftaran eksekusi :

 

  1. Permohonan eksekusi
  2. Putusan PHI atau putusan kasasi atau perjanjian bersama yang sudahh BHT (berkekuatan hukum tetap atau ingkrah).
  3. Surat kuasa (apabila dikuasakan).

 

 

 

Keterangan :

 

  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka ada panjar biaya sebesar Rp. 1.500.000;

 

 

 

 

 

TATA CARA PELAKSANAAN
PERMOHONAN PENDAFTARAN
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HaKI)
DI
PENGADILAN NIAGA PADA PENGADILAN NEGERI MEDAN

 

 

I. PELAKSANAAN PENDAFTARAN GUGATAN HAK CIPTA

  1. Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengajukan gugatan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dengan beberapa kelengkapan/syarat yang harus dipenuhi :

a. Surat Permohonan / Gugatan;

b. Surat Kuasa dan Kartu Identitas Advokat yang masih berlaku;

c. Biaya Panjar Gugatan / SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat;

  1. Gugatan dan Surat Kuasa Asli harus mendapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan;

3. Kuasa Penggugat yang mengajukan Gugatan membayar biaya setelah Gugatan dapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan diberikan tanda terima tertulis yang ditanda tangani oleh PANITERA/SEKRETARIS Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan membayar biaya gugatan / SKUM;
Ket : (Sesuai dengan aturan dalam Undang – Undang RI No. 19 Thn. 2002 Pasal 60 dan Pasal 61 yang mengatur tentang Hak Cipta);

  1. Penetapan Majelis Hakim; (Oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan)
  2. Penetapan Panitera Pengganti; (Oleh Penitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Medan)
  3. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang; (Oleh Ketua Majelis Hakim)
  4. Penunjukan Jurusita Pengganti; (Oleh Panitera Muda Perdata/Niaga)
  5. Pemanggilan para Pihak dilakukan oleh Jurusita Pengganti;
  6. Pencatatan dalam buku Regester;
  7. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima;

b. Penetapan Majelis;

c. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang;

d. Bukti biaya / SKUM;

e. Relaas Panggilan Sidang;

f. Relaas Pemberitahuan Isi Putusan;

 

II. PELAKSANAAN PENDAFTARAN GUGATAN PATEN;

  1. Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengajukan gugatan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dengan beberapa kelengkapan/syarat yang harus dipenuhi :

a. Surat Permohonan / Gugatan;

b. Surat Kuasa dan Kartu Identitas Advokat yang masih berlaku;

c. Biaya Panjar Gugatan / SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat;

  1. Gugatan dan Surat Kuasa Asli harus mendapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan;
  2. Kuasa Penggugat yang mengajukan Gugatan membayar biaya setelah Gugatan dapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan di berikan tanda terima tertulis yang ditanda tangani oleh PANITERA/SEKRETARIS Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan membayar biaya gugatan / SKUM;
    Ket : (Sesuai dengan aturan dalam Undang – Undang RI No. 14 Thn. 2001 Pasal 120 dan Pasal 121 yang mengatur tentang Paten);
  3. Penetapan Majelis Hakim; (Oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan)
  4. Penetapan Panitera Pengganti; (Oleh Penitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Medan)
  5. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang; (Oleh Ketua Majelis Hakim)
  6. Penunjukan Jurusita Pengganti; (Oleh Panitera Muda Perdata/Niaga)
  7. Pemanggilan para Pihak dilakukan oleh Jurusita Pengganti;
  8. Pencatatan dalam buku Regester;
  9. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima;

b. Penetapan Majelis;

c. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang;

d. Bukti biaya / SKUM;

e. Relaas Panggilan Sidang;

f. Relaas Pemberitahuan Isi Putusan;

 

III. PELAKSANAAN PENDAFTARAN GUGATAN MEREK;

  1. Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengajukan gugatan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dengan beberapa kelengkapan/syarat yang harus dipenuhi :

a. Surat Permohonan / Gugatan;

b. Surat Kuasa dan Kartu Identitas Advokat yang masih berlaku;

c. Biaya Panjar Gugatan / SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat;

  1. Gugatan dan Surat Kuasa Asli harus mendapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan;
  2. Kuasa Penggugat yang mengajukan Gugatan membayar biaya setelah Gugatan dapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan di berikan tanda terima tertulis yang ditanda tangani oleh PANITERA/SEKRETARIS Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan membayar biaya gugatan / SKUM;
    Ket : (Sesuai dengan aturan dalam Undang – Undang RI No. 15 Thn. 2001 Pasal 80 yang mengatur tentang Merek);
  3. Penetapan Majelis Hakim; (Oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan)
  4. Penetapan Panitera Pengganti; (Oleh Penitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Medan)
  5. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang; (Oleh Ketua Majelis Hakim)
  6. Penunjukan Jurusita Pengganti; (Oleh Panitera Muda Perdata/Niaga)
  7. Pemanggilan para Pihak dilakukan oleh Jurusita Pengganti;
  8. Pencatatan dalam buku Regester;
  9. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima;

b. Penetapan Majelis;

c. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang;

d. Bukti biaya / SKUM;

e. Relaas Panggilan Sidang;

f. Relaas Pemberitahuan Isi Putusan;

 

IV. PELAKSANAAN PENDAFTARAN GUGATAN DESAIN INDUSTRI;

  1. Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengajukan gugatan yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dengan beberapa kelengkapan/syarat yang harus dipenuhi :

a. Surat Permohonan / Gugatan;

b. Surat Kuasa dan Kartu Identitas Advokat yang masih berlaku;

c. Biaya Panjar Gugatan / SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat;

  1. Gugatan dan Surat Kuasa Asli harus mendapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan;
  2. Kuasa Penggugat yang mengajukan Gugatan membayar biaya setelah Gugatan dapat persetujuan dari Ketua Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan di berikan tanda terima tertulis yang ditanda tangani oleh PANITERA/SEKRETARIS Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, dan membayar biaya gugatan / SKUM;
    Ket : (Sesuai dengan aturan dalam Undang – Undang RI No. 31 Thn. 2000 Pasal 39 yang mengatur tentang Desain Industri);
  3. Penetapan Majelis Hakim; (Oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan)
  4. Penetapan Panitera Pengganti; (Oleh Penitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Medan)
  5. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang; (Oleh Ketua Majelis Hakim)
  6. Penunjukan Jurusita Pengganti; (Oleh Panitera Muda Perdata/Niaga)
  7. Pemanggilan para Pihak dilakukan oleh Jurusita Pengganti;
  8. Pencatatan dalam buku Regester;
  9. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima;

b. Penetapan Majelis;

c. Penetapan Hari dan Tanggal Sidang;

d. Bukti biaya / SKUM;

e. Relaas Panggilan Sidang;

f. Relaas Pemberitahuan Isi Putusan;

V. PELAKSANAAN PENDAFTARAN KASASI HAK CIPTA :

  1. Pemohon melalui Kuasanya, mendaftar menyatakan Kasasi diterima bilamana tidak melebihi jangka waktu yang sudah ditentukan, paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal Putusan diucapkan; (UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 62 tentang HAK CIPTA)
  2. Pemohon membayar biaya Kasasi dengan bukti SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan dan dibuatkan tanda terima yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;
  3. Pemohon Kasasi wajib menyampaikan Memori Kasasi kepada Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, 14 (empat belas) hari sejak tanggal permohonan Kasasi di daftarkan; (UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 63 ayat 1)
  4. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi kepada Termohon Kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 63 ayat 2)
  5. Termohon Kasasi dapat mengajukan Kontra Memori Kasasi paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal Termohon Kasasi menerima Memori Kasasi; (UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 63 ayat 3)
  6. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Kontra Memori Kasasi kepada Pemohon Kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah Kontra Memori Kasasi diterima oleh Panitera;(UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 63 ayat 3)
  7. Pengiriman berkas perkara Kasasi kepada Mahkamah Agung RI paling lama 14 (empat belas) hari setelah lewat jangka waktu sebagaimana dimaksud pada (UU RI No. 19 Tahun 2002 Pasal 63 ayat 3) dengan persyaratan dan kelengkapan sebagai berikut :

a. Surat Pengantar yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;

b. Lembar Bukti Setoran;

c. Fotocopy Slip Setoran Biaya Perkara (BRI);

  1. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima Permohonan dan Memori Kasasi;

b. Bukti biaya / SKUM;

c. Tanda Terima Kontra Memori;

d. Relaas Pemberitahuan Permohonan dan Memori Kasasi;

e. Relaas Penyampaian Kontra Memori Kasasi;

f. Relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi;

 

VI. PELAKSANAAN PENDAFTARAN KASASI PATEN :

  1. Pemohon melalui Kuasanya, mendaftar menyatakan Kasasi diterima bilamana tidak melebihi jangka waktu yang sudah ditentukan, paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal Putusan diucapkan; (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 1 tentang PATEN)
  2. Pemohon membayar biaya Kasasi dengan bukti SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan dan dibuatkan tanda terima yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;
  3. Pemohon Kasasi wajib menyampaikan Memori Kasasi kepada Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, 7 (tujuh) hari sejak tanggal permohonan Kasasi di daftarkan; (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 1 da 2)
  4. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi kepada Termohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 3)
  5. Termohon Kasasi dapat mengajukan Kontra Memori Kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah tanggal Termohon Kasasi menerima Memori Kasasi; (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 5)
  6. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Kontra Memori Kasasi kepada Pemohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Kontra Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 5)
  7. Pengiriman berkas perkara Kasasi kepada Mahkamah Agung RI paling lama 7 (tujuh) hari setelah lewat jangka waktu sebagaimana dimaksud pada (UU RI No. 14 Tahun 2001 Pasal 123 ayat 6 tentang PATEN) dengan persyaratan dan kelengkapan sebagai berikut :

a. Surat Pengantar yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;

b. Lembar Bukti Setoran;

c. Fotocopy Slip Setoran Biaya Perkara (BRI);

  1. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima Permohonan dan Memori Kasasi;

b. Bukti biaya / SKUM;

c. Tanda Terima Kontra Memori;

d. Relaas Pemberitahuan Permohonan dan Memori Kasasi;

e. Relaas Penyampaian Kontra Memori Kasasi;

f. Relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi;

 

VII. PELAKSANAAN PENDAFTARAN KASASI MEREK :

  1. Pemohon melalui Kuasanya, mendaftar menyatakan Kasasi diterima bilamana tidak melebihi jangka waktu yang sudah ditentukan, paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal Putusan diucapkan; (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 1 tentang MEREK)
  2. Pemohon membayar biaya Kasasi dengan bukti SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan dan dibuatkan tanda terima yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;
  3. Pemohon Kasasi wajib menyampaikan Memori Kasasi kepada Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, 7 (tujuh) hari sejak tanggal permohonan Kasasi di daftarkan; (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 3 tentang Merek)
  4. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi kepada Termohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 4 tentang MEREK)
  5. Termohon Kasasi dapat mengajukan Kontra Memori Kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah tanggal Termohon Kasasi menerima Memori Kasasi; (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 5)
  6. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Kontra Memori Kasasi kepada Pemohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Kontra Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 5)
  7. Pengiriman berkas perkara Kasasi kepada Mahkamah Agung RI paling lama 7 (tujuh) hari setelah lewat jangka waktu sebagaimana dimaksud pada (UU RI No. 15 Tahun 2001 Pasal 83 ayat 6) dengan persyaratan dan kelengkapan sebagai berikut :

a. Surat Pengantar yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;

b. Lembar Bukti Setoran;

c. Fotocopy Slip Setoran Biaya Perkara (BRI);

  1. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima Permohonan dan Memori Kasasi;

b. Bukti biaya / SKUM;

c. Tanda Terima Kontra Memori;

d. Relaas Pemberitahuan Permohonan dan Memori Kasasi;

e. Relaas Penyampaian Kontra Memori Kasasi;

f. Relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi;

 

VIII. PELAKSANAAN PENDAFTARAN KASASI DESAIN INDUSTRI :

  1. Pemohon melalui Kuasanya, mendaftar menyatakan Kasasi diterima bilamana tidak melebihi jangka waktu yang sudah ditentukan, paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal Putusan diucapkan; (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 tentang DESAIN INDUSTRI)
  2. Pemohon membayar biaya Kasasi dengan bukti SKUM yang sudah ditentukan oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan dan dibuatkan tanda terima yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;
  3. Pemohon Kasasi wajib menyampaikan Memori Kasasi kepada Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan, 14 (empat belas) hari sejak tanggal permohonan Kasasi di daftarkan; (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 ayat 3)
  4. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Permohonan Kasasi dan Memori Kasasi kepada Termohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Permohonan Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 ayat 4)
  5. Termohon Kasasi dapat mengajukan Kontra Memori Kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah tanggal Termohon Kasasi menerima Memori Kasasi; (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 ayat 5)
  6. Jurusita Pengganti yang ditunjuk oleh Kepaniteraan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Medan sebagai petugas wajib mengirimkan Kontra Memori Kasasi kepada Pemohon Kasasi paling lama 2 (dua) hari setelah Kontra Memori Kasasi diterima oleh Panitera; (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 ayat 5)
  7. Pengiriman berkas perkara Kasasi kepada Mahkamah Agung RI paling lama 7 (tujuh) hari setelah lewat jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat 5 (lima) pada (UU RI No. 31 Tahun 2000 Pasal 41 ayat 6) dengan persyaratan dan kelengkapan sebagai berikut :

a. Surat Pengantar yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang;

b. Lembar Bukti Setoran;

c. Fotocopy Slip Setoran Biaya Perkara (BRI);

  1. Lampiran / Contoh :

a. Tanda Terima Permohonan dan Memori Kasasi;

b. Bukti biaya / SKUM;

c. Tanda Terima Kontra Memori;

d. Relaas Pemberitahuan Permohonan dan Memori Kasasi;

e. Relaas Penyampaian Kontra Memori Kasasi;

f. Relaas Pemberitahuan Putusan Kasasi;

© 2017 Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech