Selamat Datang di Situs Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Situs Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus Powered By GSpeech
Rabu, 24 April 2019

   

PELAYANAN PERKARA PADA PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (PHI) :

1. Meja Pertama (Panitera Muda PHI)

  1. Menerima Dan Menelaah Surat Gugatan Berdasarkan Check List, Menerima  Pendaftaran Perjanjian Bersama (Bipartit, Mediasi, Konsiliasi), Menerima Pendaftaran Akta Perdamaian Dan Putusan Arbitrase, Permohonan Kasasi Dan Permohonan Pk Serta Permohonan Eksekusi.
  2. Melakukan Pemeriksaan Persyaratan/Kelengkapan Berkas Dengan Memberikan Tanda Pada Formulir (Check List), Dengan Maksud Apabila Ada Kekurangan Dapat Diidentifikasi.
  3. Memberi Penjelasan Pada Penggugat/Kuasanya Untuk Melengkapi Gugatan Yang Belum Lengkap  Sebagaimana Tercantum Dalam Formulir Kelengkapan Berkas Perkara Gugatan (Check List).
  4. Membuat Skum Untuk Perkara Yang Nilai Gugatannya Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) Atau Lebih Untuk Dibayarkan Kepada Kasir Yang Merupakan Bagian Dari Meja Pertama.
  5. Menentukan Nomor Perkara Berdasarkan Pada Tata Urutan Pendaftaran Perkara, Pada Buku Bantu Dan Nomor Tersebut Diterakan Pada Lembar Pertama Kanan Atas Surat Gugatan Dan Salinan-Salinannya.
  6. Menyerahkan Surat Gugatan Yang Telah Diberi Nomor Kepada Meja Dua Untuk Dicatat Dalam Register Induk Gugatan.
  7. Menerima Pendaftaran Permohonan Kasasi Dan Pk, Membuat Skum Untuk Perkara Yang Nilai Gugatannya Rp. 150.000.000,- (Seratus Limapuluh Juta Rupiah) Atau Lebih Berdasarkan Nomor Perkara Awal (Nomor Perkara PHI), Menyerahkan Surat Permohonan Kasasi Atau Pk Kepada Meja Dua Untuk Dicatat Dalam Register Iniduk Dan Register Kasasi Atau Register Pk.
  8. Menyerahkan Akta Bukti Pendaftaran Perjanjian Bersama (Bipartit, Mediasi, Konsiliasi), Akta Bukti Pendaftaran Akta Perdamaian Dan Putusan Arbitrase Kepada Pendaftar Dan Salinannya (Copy) Disimpan Pada File Masing-Masing.

2. Meja Kedua

Pendaftaran Dan Pencatatan Perkara.

  • Mencatat Data-Data Perkara Pada Register Induk Gugatan Berdasarkan Tata Urutan Nomor Perkara Yang Telah Ditentukan Oleh Meja Pertama Pada Lembar Pertama Surat Gugatan.
  • Mencatat Permohonan Kasasi Dan Pk Pada Register Induk Perkara, Register Kasasi Dan Register Pk.
  • Pengisian Kolom-Kolom Pada Buku Register           Harus Dilaksanakan Dengan Tertib Dan Cermat Berdasarkan Prosedur Penyelesaian Perkara.
  • Verzet Terhadap Putusan Verstek Tidak Didaftar Sebagai Perkara Baru Tetapi Memakai Nomor Perkara Yang Sama Dengan Tambahan Kode Verzet Sedangkan Perlawanan Pihak Ketiga Didaftar Sebagai Perkara Baru.

3. Meja Ketiga

Menyiapkan Dan Menyerahkan Salinan Putusan Pengadilan Atas Permintaan Dari Para Pihak.
Menerima Dan Memberikan Tanda Terima Atas :
  1 Penyerahan Memori Kasasi ;
  2 Penyerahan Kontra Memori Kasasi;
  3 Penyerahan Alasan Pk;
  4 Penyerahan Jawaban Alasan Pk;
Mengatur Urutan Dan Giliran Penugasan Jurusita/Jurusita Pengganti Yang Akan Melaksanakan Tugas Kejurusitaan.
Menerima Berkas Perkara Yang Telah Selesai Diminutasi Untuk Persiapan Pengiriman Apabila Ada Upaya Hukum.
Meneliti Kelengkapan Bundel A Dan Bundel B Untuk Dikirim Ke Mahkamah Agung.
Mengirimkan Berkas Perkara Yang Terdiri Dari Bundel A Dan Bundel B Ke Mahkamah Agung;

 

Catatan :
Bundel  A Adalah Merupakan Himpunan Surat-Surat Yang Diawali Dari Surat Gugatan, Dan Semua Kegiatan/Proses Penyidangan/Pemeriksaan Perkara Tersebut Yang Selalu Disimpan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Daftar Isi Bundel A : (Untuk Arsip Pengadilan Negeri/PHI)

  1. Surat Gugatan.
  2. Penetapan Penunjukan Majelis Hakim.
  3. Penetapan Hari Sidang.
  4. Relaas-Relaas Panggilan.
  5. Berita Acara Sidang (Jawaban/Tanggapan dan bukt-bukti surat dimasukan dalam Berita Acara).
  6. Surat Kuasa Khusus Kedua Belah Pihak Yang Berpekara (Kalau Ada).
  7. Penetapan-Penetapan Lainnya Yang Berkaitan Dengan Perkara (Kalau Ada).
  8. Berita Acara Sita Jaminan (Bila Ada).
  9. Lampiran-Lampiran Surat Yang Diajukan Oleh Kedua Belah Pihak. (Bila Ada).
  10. Surat-Surat Bukti Penggugat.
  11. Surat-Surat Bukti Tergugat.
  12. Surat-Surat Lainnya.

Catatan : Asli Putusan Tetap Tersimpan Di Arsip Perkara Yang Bersangkutan

Daftar Isi Bundel B(Kasasi) : Dikirim ke Mahkamah Agung (Arsip Mahkamah Agung)

  1. Relaas-Relaas Pemberitahuan Isi Putusan Pengadilan Negeri/Phi Kepada Kedua Belah Pihak Yang Berperkara.
  2. Akta Permohonan Kasasi
  3. Surat Kuasa Khusus Dari Pemohon Kasasi (Bila Ada).
  4. Memori Kasasi Dan/Atau Surat Keterangan Apabila  Pemohon Kasasi Tidak Mengajukan Memori Kasasi.
  5. Tanda Terima Memori Kasasi.
  6. Relaas Pemberitahuan Kasasi Kepada Termohon Kasasi.
  7. Kontra Memori Kasasi.
  8. Salinan Putusan P H I Dan Penetapan-Penetapan P H I.
  9. Surat-Surat Lainnya Yang Sekiranya Ada.

Daftar Isi Bundel B(Peninjauan Kembali) : Dikirim ke Mahkamah Agung (Arsip Mahkamah Agung)

  1. Relas-Relas Pemberitahuan Isi Putusan Mahkamah Agung Kepada Kedua Belah Pihak Yang Berperkara
  2. Akta Permohonan Pk Berikut Alasan Pk.
  3. Surat Kuasa Khusus Dari Pemohon Pk (Bila Ada).
  4. Surat Pemberitahuan Pernyataan Pk Dan Alasan Pk.
  5. Jawaban Alasan Pk.
  6. Salinan Putusan Phi Dan Putusan Mahkamah Agung.
  7. Tanda Bukti Setoran Biaya Pk Dari Bank. (Bila Ada)
  8. Surat-Surat Lainnya Yang Sekiranya Ada.

Pendaftaran Gugatan Perkara PHI :

  1. Surat gugatan (Asli + Fotocopy 7 Rangkap );
  2. Softcopy Gugatan ;
  3. Risalah Bipartit;
  4. Anjuran mediasi dari Depnaker;
  5. Risalah mediasi;
  6. Surat Kuasa bila memakai Kuasa Hukum (Asli+ Fotocopy 4 Rangkap)
Keterangan:
  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya perkara;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka dikenakan biaya panjar perkara sesuai SK Ketua Pengadilan;
Syarat pendaftaran kasasi :
  1. Belum BHT (berkekuatan hukum tetap/ ingkrah).
  2. Memori kasasi (yang mengajukan kasasi).
  3. Surat kuasa (bila dikuasakan)
  4. Fotocopy Relaas Pemberitahuan Isi Putusan PHI

Keterangan :

  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka dikenakan biaya panjar perkara sesuai SK Ketua Pengadilan;

Syarat pendaftaran eksekusi :

  1. Permohonan eksekusi
  2. Putusan PHI atau putusan kasasi atau perjanjian bersama yang sudah BHT (berkekuatan hukum tetap atau ingkrah).
  3. Surat kuasa (apabila dikuasakan).

Keterangan :

  • Jika nilai gugatan kurang dari Rp.150 juta maka tidak ada panjar biaya;
  • Jika nilai gugatan lebih dari Rp. 150 juta maka dikenakan biaya panjar perkara sesuai SK Ketua Pengadilan;
© 2017 Pengadilan Negeri Medan Kelas I A Khusus
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech